Dongkrak Ekonomi Desa, Babinsa Sukamenanti Kawal Penebaran 4.500 Bibit Ayam BUMDES.

 

LAMPUNG UTARA– Dalam upaya memperkuat ketahanan pangan tingkat desa, Babinsa Desa Sukamenanti, Serda Rasbudiyono, terjun langsung mendampingi unit usaha Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) dalam proses penebaran bibit ayam potong.


Kegiatan ini berlangsung di Dusun 1, Desa Sukamenanti, Kecamatan Bukit Kemuning, Kab. Lampung Utara, pada Rabu (31/12/2025).


Sebanyak kurang lebih 4.500 ekor bibit ayam resmi ditebar di atas lahan kandang seluas 50x50 meter. Langkah ini merupakan bagian dari program Ketahanan Pangan BUMDES Tahun Anggaran 2025 yang diproyeksikan menjadi motor penggerak ekonomi warga setempat.


Potensi Omzet Ratusan Juta, Ketua BUMDES Desa Sukamenanti, Bapak Dedi, optimis bahwa unit usaha ini akan memberikan hasil maksimal. Dengan masa pemeliharaan yang relatif singkat, yakni sekitar 35 hari, ayam potong ini diperkirakan mampu menghasilkan nilai produksi hingga Rp120 juta dalam sekali panen.


"Kehadiran Babinsa dalam Pendampingan Ketahanan Pangan di Desa memberikan motivasi tersendiri bagi kami untuk mengelola BUMDES ini secara profesional dan transparan," ujar Bapak Dedi di sela-sela kegiatan.


Sinergi dan Keamanan Lingkungan

Serda Rasbudiyono menegaskan bahwa peran TNI bukan sekadar mengawasi, dan Memonitoring, tetapi juga memastikan program pemerintah di tingkat desa berjalan lancar dan tepat sasaran. Ia juga menyoroti aspek lingkungan dalam pembangunan kandang tersebut.


"Kami memastikan lokasi kandang yang di terapkan sudah sesuai standar, dari pemukiman warga. Hal ini penting agar aktivitas produksi tetap berjalan tanpa mengganggu kenyamanan dan kesehatan masyarakat sekitar," jelas Serda Rasbudiyono.


Hadir pula dalam kegiatan tersebut Bapak Iwan selaku Pendamping Desa, yang turut mengawasi teknis pelaksanaan program agar selaras dengan target ketahanan pangan desa.


Dengan adanya kolaborasi antara BUMDES, Pemerintah Desa, dan TNI, Desa Sukamenanti optimis mampu menjadi desa mandiri yang memiliki ketahanan pangan yang kuat di penghujung tahun 2025 ini.#red.




Dok.


Post a Comment

Previous Post Next Post