Way Rarem Meluap, Air Masuk Rumah, Babinsa Gotong Royong Hangatkan Aji Kagungan.

LAMPUNG UTARA – Langit di atas Kecamatan Abung Kunang tampak muram pada Selasa sore (03/02/2026). Hujan deras yang mengguyur tanpa henti akhirnya memaksa Sungai Way Rarem meluap melampaui batasnya. Sore itu, sekitar pukul 17.00 WIB, ketenangan warga Dusun 1, Desa Aji Kagungan, berubah menjadi kewaspadaan saat air setinggi 30 cm mulai merayap masuk ke pemukiman.

Bahu-membahu di tengah kepungan air, Di tengah suasana yang mencekam, nampak Serda Ruwiyadi, Babinsa Koramil 412-07/ABB, Kodim 0412/LU terjun langsung membelah genangan air. Ia hadir bukan sekadar memonitor, melainkan menjadi sandaran bagi warga yang panik melihat perabotan mereka mulai terendam.

"Fokus utama kami adalah memastikan keselamatan warga dan membantu mereka mengamankan barang-barang berharga ke tempat yang lebih tinggi," ujar Serda Ruwiyadi di sela-sela kegiatannya membantu evakuasi.

Meski tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, dampak materiel tetap menyisakan luka. Sebanyak 12 rumah warga dan 2 unit perkantoran termasuk Kantor Pospol dan Kantor KUA tak luput dari serbuan air.

Nama-nama seperti Ibu Ana, Bapak Edi, hingga Bapak Lupi adalah potret warga yang malam ini harus berjaga ekstra. Meski air mulai stabil dan perlahan surut, rasa cemas belum sepenuhnya hilang. Sebagian warga memilih bertahan di rumah mereka masing-masing, menjaga sisa-sisa harta benda sembari menatap langit yang masih menyisakan rintik gerimis.

Waspada di Bawah Rintik Gerimis, Duka di Balik Dinding Rumah. Hingga berita ini diturunkan, situasi di Desa Aji Kagungan masih dalam pemantauan ketat. Danramil 412-07/ABB Kapten Inf Rihantoyo melalui Babinsa terus berkoordinasi dengan perangkat desa untuk mengantisipasi kemungkinan banjir susulan, mengingat cuaca yang belum sepenuhnya bersahabat.

Musibah ini kembali mengingatkan kita tentang ketangguhan warga desa dan kehadiran para pelindung rakyat (Babinsa) yang selalu siap sedia, bahkan saat air pasang datang menyapa di depan pintu rumah.#(Pendim 0412/LU)


Dok.


Post a Comment

Previous Post Next Post